All MicroEvals
Structural Engineering Model Benchmark
Create MicroEval

Structural Engineering Model Benchmark

MicroEval untuk membandingkan kemampuan beberapa AI model dalam menyelesaikan tugas teknik sipil/struktur yang realistis, termasuk preliminary design gudang baja, perhitungan geometris, pemilihan sistem struktur, estimasi tonase, identifikasi risiko, serta penerapan SNI. Penilaian difokuskan pada ketepatan teknis, kualitas reasoning, kemampuan membedakan asumsi dan fakta, serta menghindari rekomendasi profil yang tidak memiliki dasar perhitungan.

Prompt

Kamu adalah Senior Civil Engineer sekaligus Construction Project Manager. Saya akan membangun gudang baja di Padang, Sumatera Barat dengan data awal sebagai berikut: - Ukuran bangunan: 40 m × 120 m - Tinggi kolom baja: 6 m - Pedestal beton: 1 m - Jarak portal: 6 m - Kemiringan atap: 15° - Struktur utama: portal baja WF - Mutu beton: fc’ 25 MPa - Atap: zincalume - Gording: CNP - Bangunan digunakan sebagai gudang umum dengan aktivitas forklift dan truk. - Lokasi memiliki risiko gempa dan curah hujan tinggi. Tugas kamu adalah membuat preliminary engineering assessment sebelum dilakukan desain struktur final. Analisis secara teknis dan sistematis: 1. Tentukan konsep sistem struktur yang paling masuk akal untuk bangunan tersebut. 2. Berikan preliminary sizing untuk: - Kolom portal - Rafter - Gording - Bracing atap - Tie beam / strut - Pedestal - Pondasi awal 3. Jelaskan apakah bentang 40 m masih masuk akal menggunakan WF konvensional atau sebaiknya menggunakan tapered beam, castellated beam, truss, atau sistem lainnya. 4. Hitung perkiraan jumlah portal utama. 5. Hitung panjang satu sisi rafter dengan kemiringan atap 15°. 6. Estimasikan secara kasar tonase baja struktur utama dan sekunder. Jangan memberikan angka tunggal tanpa menjelaskan asumsi perhitungannya. 7. Identifikasi minimal 10 risiko desain atau konstruksi yang harus diperiksa sebelum proyek berjalan. 8. Jelaskan data tanah apa saja yang harus didapatkan sebelum pondasi ditentukan. 9. Sebutkan standar Indonesia/SNI yang relevan untuk desain struktur baja, beton, gempa, beban, dan geoteknik. 10. Buat rekomendasi tahapan pekerjaan dari preliminary design sampai shop drawing dan erection. Setelah itu buat tabel dengan kolom: Komponen | Preliminary Size | Dasar Pemilihan | Hal yang Harus Diverifikasi | Risiko Ketentuan penting: - Jangan mengarang data yang belum diberikan. - Bedakan dengan jelas antara fakta, asumsi, hasil hitungan, dan rekomendasi. - Jika suatu ukuran tidak dapat ditentukan tanpa analisis struktur, berikan rentang preliminary sizing dan jelaskan alasannya. - Lakukan pengecekan matematis terhadap semua perhitungan geometris. - Jangan memilih profil hanya karena “umumnya digunakan”. - Pertimbangkan kondisi Padang sebagai daerah dengan risiko gempa tinggi. - Utamakan keselamatan dan efisiensi material. Terakhir, buat bagian “Informasi Tambahan yang Saya Butuhkan dari Owner” dan tuliskan semua data yang masih diperlukan agar preliminary design ini dapat dilanjutkan menjadi desain struktur yang dapat dihitung menggunakan SAP2000/ETABS/Tekla Structural Designer.

Drag to resize
Drag to resize

Response not available

Drag to resize
Drag to resize